Kebersihan Diri

PERSONAL HYGIENE (KEBERSIHAN DIRI)

Personal hygiene (kebersihan diri) adalah tindakan perawatan diri secara rutin untuk menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh fisik, yang bertujuan mencegah kontaminasi makanan dari relawan, mencegah penyakit, meningkatkan kenyamanan, dan memperbaiki penampilan individu (relawan).

Personal hygiene (kebersihan diri) mengacu pada standar Codex Alimentarius Commission dan Peraturan BPOM Nomor 22 Tahun 2018 tentang CPPOB. Sedangkan tujuan dari Personal Hygiene (kebersihan diri) mencegah kontaminasi biologis (bakteri, virus), menjaga kualitas & keamanan makanan, melindungi konsumen dan memenuhi standar HACCP & lolos audit.

Berikut penjelasan lengkap terkait Personal Hygiene (Kebersihan Diri) di Dapur SPPG.

Kebersihan diri di dapur sppg

SUMBER KONTAMINASI DARI MANUSIA
Tubuh manusia adalah sumber utama kontaminasi:

  • Tangan tanpa sarung tangan -> Sumber Bakteri (E. coli, Salmonella)
  • Rambut tanpa penutup kepala (hairnet) -> sumber Kontaminasi fisik
  • Mulut/hidung tanpa penutup/masker -> Droplet/percikan sumber kontaminasi
  • Kulit/Kuku tanpa sarung tangan -> sumber infeksi/injure
  • Pakaian pribadi -> sumber debu & kotoran

STANDAR PENAMPILAN RELAWAN (WAJIB)

  • Penutup Kepala (Hairnet) harus menutup seluruh rambut dan tidak boleh ada rambut keluar
  • Masker harus menutup hidung & mulut dan wajib saat handling bahan preparasi dan makanan
  • Seragam Kerja harus Bersih, rapi dan dipergunakan Khusus bekerja di dapur (tidak dari luar). #Wajib diganti setiap hari!
  • Sarung Tangan wajib digunakan saat kontak langsung makanan dan harus diganti secara berkala. #Sarung Tangan jenis Nitril lebih awet dan diganti apabila rusak/robek
  • Sepatu Khusus/Alas Kaki harus anti slip dan tidak dipakai di luar dapur

KEBERSIHAN DIRI

  • Tangan harus dicuci dengan benar (6 langkah), menggunakan sabun (food grade) dan Dikeringkan dengan tissue/hand dryer.
  • Kuku harus pendek & bersih, tidak boleh pakai kutek (nail polish)
  • Rambut harus tertutup rapat dan tidak disentuh pada saat bekerja
  • Wajah tidak boleh menyentuh hidung dan mulut saat bekerja
  • Tidak boleh menggunakan jam tangan, perhiasan di pergelangan tangan dan asesoris pada saat bekerja. #Yayasan harus menyediakan locker yang terkunci untuk menyimpan barang pribadi relawan.

PROSEDUR CUCI TANGAN YANG BENAR

  • Relawan harus mengikuti langkah cuci tangan yang benar -> basahi tangan -> gunakan sabun -> gosok telapak -> gosok sela jari -> gosok kuku & ibu jari -> bilas & keringkan
  • Waktu wajib cuci tangan yang benar -> sebelum masuk area kerja -> setelah dari toilet-> setelah pegang bahan mentah -> setelah buang sampah.

LARANGAN YANG HARUS DIHINDARI SAAT BEKERJA

  • Makan/minum di area produksi
  • Merokok
  • Menyentuh wajah
  • Batuk/bersin tanpa penutup
  • Meludah
  • Bercanda/berbicara secara berlebihan

KESEHATAN RELAWAN

  • Relawan tidak boleh bekerja jika mengalami demam, diare, flu berat dan luka terbuka.
  • Wajib dilakukan Medical check up berkala.

FASILITAS PENDUKUNG

  • Hand wash station
  • Sabun cair Tidak Berbau dan Food Grade
  • Tissue / hand dryer. #Dilarang menggunakan handuk tangan!
  • Tempat sampah tertutup
  • Ruang ganti





Konsultan SPPG